Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Rasulullah saw. Mengatakan kepada Mu'adz ibn Jabal Jangan Tinggalkan Doa Ini

Rasulullah saw. Mengatakan kepada Mu'ad ibn Jabal Jangan Tinggalkan Doa Ini diujung Shalatmu. 

Doa apakah ini, sehebat apakah dia, sampai-sampai Nabi mewanti-wanti Sayidina Mu'adz agar tidak meninggalkannya?

Inilah doa itu:

اللَّهم أعني على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك

Allahumma a'innii 'alaa dzikriKa wasyukriKa wa husni 'ibadatika

Ya Allah berilah aku pertolongan dalam berdzikir dan bersyukur kepadaMu, dan beribadah terbaik kepadaMu. 

Rasulullah saw. Mengatakan kepada Mu'adz ibn Jabal Jangan Tinggalkan Doa Ini
Rasulullah saw. Mengatakan kepada Mu'adz ibn Jabal Jangan Tinggalkan Doa Ini


Doa ini boleh dibaca sesudah shalat yakni setelah salam atau saat shalat sebelum salam. 

Doa ini adalah dia yang memiliki keistimewaan. Karena di dalamnya ada permohonan terhadap yang Allah ridoi. Kalimatnya mengandung pemahaman alan tingginya derajat yang diminta hingga Allah senang sekali kalau ada orang yang meminta hal tersebut. 

Baca juga:

Doa ini adalah tindakan nyata dari:

  إياك نعبد وإياك نستعين 

Pertolongan
Pertama-tama memohon pertolongan agar    diberi kemampuan berdzikir. Sesungguhnya saat seseorang ditakdirkan berdzikir maka ia merasa bahagia karena sadar bahwa dzikir itu yang akan mengantarkannya pada rahmatNya Allah SWT. 

Dzikir adalah mengingat Allah dan ini memiliki keistimewaan dalam pandangan Allah. Orang yang berdzikir selalu dekat denganNya. Maka meminta agar jadi orang yang mampu berdzikir tentu menjadi sangat utama pula. 

Kemudian dalam doa yang singkat ini terdapat permohonan akan pertolongan Allah agar bisa brrsyukur. Setelah bisa berdzikir maka harus bisa bersyukur karena semuanya itu akan bermanfaat baginya. Maka dengan sekuat tenaga ia mengerahkan kemampuannya untuk bersyukur kepada Allah SWT. 


Kemudian yang terakhir memohon pertolongan agar bisa beribadah dengan baik. Tentu saja ini doa yang sangat agung dan kita harus tekun mengamalkannya.